Riset Berbasis Artificial Intelligence Antar Mahasiswa UNUJA ke Forum Ilmiah Internasional Probolinggo

98 Diakses
  • Bagikan :

– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Pascasarjana Universitas Nurul Jadid (UNUJA). Tiga mahasiswa binaan Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UNUJA berhasil lolos sebagai pemakalah pada International Conference on Intelligent Information Systems and Computing Conference (IISCC'26) yang akan diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab.
Konferensi internasional tersebut merupakan forum ilmiah bergengsi yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), kebijakan publik, transformasi digital, hingga inovasi multidisipliner.
Tiga mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama Universitas Nurul Jadid adalah Dinda Febrianti Putri, Febriyanti Ghayatul Qushwa, dan Izzatul Munawwaroh. Ketiganya merupakan mahasiswa Pascasarjana UNUJA yang aktif mengikuti program pembinaan publikasi ilmiah yang diselenggarakan oleh LP3M.
Dinda Febrianti Putri diterima melalui artikel "From Technocracy to Human-Centric Regulation: Rethinking Science Policy Under AI-Driven Societies" yang mengkaji tata kelola kecerdasan buatan berbasis nilai-nilai kemanusiaan. Sementara itu, Febriyanti Ghayatul Qushwa mengangkat tema transisi energi melalui artikel "Decarbonizing Regional Grids: A Multi-Case Study on Policy Barriers for Green Hydrogen Adoption" yang membahas hambatan kebijakan dalam penerapan hidrogen hijau sebagai energi bersih. Adapun Izzatul Munawwaroh diterima melalui artikel "Beyond Play: How Intelligent Online Games Shape Gender Norms in Early Childhood" yang mengeksplorasi pengaruh permainan daring berbasis AI terhadap pembentukan norma gender pada anak usia dini.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan LP3M Universitas Nurul Jadid dalam meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa di bidang penelitian serta publikasi ilmiah internasional. Melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, klinik artikel, hingga kolaborasi riset, LP3M terus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang mampu bersaing di tingkat global.
Kepala LP3M Universitas Nurul Jadid, Fathor Rozi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian ketiga mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang unggul dan berdaya saing internasional.
"Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan visi Universitas Nurul Jadid sebagai perguruan tinggi yang berdampak, unggul, dan sejahtera. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan menghasilkan penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan," ujarnya.
Ia menambahkan, pendampingan kepada dosen dan mahasiswa dalam bidang penelitian serta publikasi ilmiah akan terus menjadi salah satu program prioritas LP3M. Menurutnya, peningkatan kualitas riset dan publikasi internasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat reputasi akademik Universitas Nurul Jadid di tingkat nasional maupun global.
Keikutsertaan tiga mahasiswa Pascasarjana UNUJA pada IISCC'26 di Dubai sekaligus menjadi bukti bahwa karya ilmiah yang lahir dari lingkungan akademik Universitas Nurul Jadid mampu memperoleh pengakuan di forum internasional. Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat budaya riset, inovasi, dan publikasi ilmiah yang menjadi bagian penting dalam pengembangan perguruan tinggi menuju daya saing global.