Judul Pengabdian:

PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA MENDUKUNG PROGRAM PEMBENTUKAN DESA TANGGUH BENCANA DESA ANDUNG BIRU KECAMATAN TIRIS PROBOLINGGO

Pengabdi:

FARHAN - Komunikasi dan Penyiaran Islam

Tahun:

2019

Lokasi:

Andungbiru, Tiris, Probolinggo

Sumber Dana:

Internal PT

Abstraksi:

Program pembentukan desa tangguh bencana di desa Andung Biru Kecamatan Tiris bukan saja sebatas rencana dan program pemerintah pusat dan daerah, melainkan juga menjadi keinginan masyarakat desa pada umumnya. Aspek pendidikan sebagai bagian dari paradigma masyarakat menjadi tolok ukur dalam pelaksanaan semua program desa. Wawasan sumber daya manusia melalui pendidikan yang tinggi menjadi prioritas karena memiliki keterkaitan pada terlaksana semua program di desa. Karena itu, pemerintah desa perlu memiliki mitra yang tepat dengan unsur eksternal desa, selain mengoptimalkan peran organisasi pemuda desa (karang Taruna) dan atau para sarjana desa. Karang taruna desa Andung Biru notabene adalah para pemuda terdidik yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana (S-1). Karena itu, keberperanan karang taruna dalam mendukung peningkatan kualitas dan kuatitas sumber daya desa menjadi cukup signifikan. Minimnya pedampingan dan mitra karang taruna desa Andung Biru dalam menjalankan tugas-tugasnya menjadi boomerang tersendiri bagi para pengurus. Maka, pemberdayaan karang taruna dalam mendukung program pembentukan desa tangguh bencana desa Andung Biru Tiris menjadi prioritas mengawali proses integrasi dengan beberapa stakeholde pada aspek-aspek tertentu, baik sosial keagamaan, sosial pendidikan, sosial ekonomi, sosial budaya dst. Pendampingan perlu dilakukan melalui penyatuan persepsi tentang pentingnya sadar pendidikan dan penguatan perilaku keagamaan bagi semua lapisan masyarakat. Aspek sadar pendidikan menjadi pondasi utama mengurai pembentukan desa tangguh bencana, melalui sadar pendidikan lah keterampilan dan kompetensi sumber daya manusia desa bisa diukur dan dinilai relevansinya dengan kebutuhan desa terhadap kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan. Disamping itu, penguatan perilaku keagamaan melalui solidaritas remaja masjid dan sinerginya dengan karang taruna menjadi bagian penting dalam mendukung destana di masa-masa mendatang. Kesadaran keagamaan yang kuat menjadi cermin bagi nilai-nilai moral masyarakat hingga semakin tampak nyata dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Karena agama merupakan pondasi utama bagi hubungan antar sesama manusia dan makhluk hidup lainnya. Sumber daya manusia yang paripurna adalah memahami bahwa keberadaan diri memiliki peran yang sama bertanggung jawab menjaga dan melestarikan sumber daya alam di desa tercinta. Desaku adalah surgaku. Desa tangguh bencana (destana) adalah kata bermakna bagiku saat ini dan masa depan generasi selanjutnya.

Review:

ok

Sidebar Menu