Judul Pengabdian:

INOVASI PEMBUATAN DAN PEMASARAN HIJ-UP (HIJAB UP TO DATE) MELALUI GARMEN NURUL JADID UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI PESANTREN

Pengabdi:

DURRATUL HIKMAH - Pendidikan Bahasa Inggris

Tahun:

2019

Lokasi:

Pesantren Nurul Jadid

Sumber Dana:

Internal PT

Abstraksi:

Pondok pesantren Nurul Jadid merupakan salah satu pesantren yang memiliki beberapa bidang usaha seperti: Nurja Water, NJ Market ( Koperasi Induk), Percetakan NJ serta Garmen NJ. Akan tetapi, dari sekian banyak bidang usaha yang ada masih membutuhkan inovasi baru supaya perekenomian pesantren dapat berkembang dengan pesat. Salah satu bidang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian pesantren dengan pesat yaitu bidang usaha garmen. Garmen adalah bidang usaha milik pesantren Nurul Jadid yang tergolong baru. Awalnya bidang usaha ini bernama “Keterampilan”, sebuah bidang usaha yang berdiri di tahun 1997, melayani jahit pakaian, permak, dan aneka kerajinan tangan lainnya. Saat ini, Garmen telah berjalan sekitar 1 tahun dan telah memproduksi sekian ribu baju dengan 16 penjahit. Akan tetapi problem ekologis saat ini yaitu produksi yang diterima hanya pesanan seragam sekolah saja. Padahal sebuah pesantren dengan beribu-ribu jumlah penduduknya serta berbagai macam aturan yang dimiliki tentunya membutuhkan berbagai atribut pakaian demi mematuhi aturan serta terwujudnya visi pesantren. Karenanya, kondisi yang terjadi pada garmen dapat dikategorikan belum bisa meningkatkan perekonomian serta mewujudkan visi pesantren. Selain itu, pemasaran hasil garmen hanya melalui relasi para penanggung jawab bidang usaha. Melihat kondisi tersebut, peserta KKN 2019 mengusulkan inovasi baru untuk menjalankan bisnis yang dapat meningkatkan perekonomian pesantren dan sebagai wujud dari visi pesantren yaitu dengan pembuatan dan pemasaran kerudung Hij-Up ( Hijap Up to date) dengan berlabel pesantren Nurul Jadid yang bekerja sama dengan Garmen Nurul Jadid. Bisnis ini juga akan dipasarkan secara offline dan online sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat dalam dan luar pesantren. Selain itu harapannya kerudung ini akan menjadi produk milik pesantren secara pribadi. Program tersebut dijalankan melalui beberapa langkah penting, seperti Planning yang jelas dan analisis yang tinggi untuk mencapai suatu produk, Organizing untuk menetapkan, menggolongkan dan mengatur berbagai macam kegiatan, menetapkan tugas-tugas pokok kepada beberapa pihak yang dalam rangka mencapai tujuan organisasi., dan Actuating untuk menggerakkan seluruh orang yang terkait, untuk secara bersama-sama melaksanakan program kegiatan sesuai dengan bidang masing-masing dengan cara yang terbaik dan benar. Masing-masing langkah ini memiliki program jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang yang diharapkan bisa diselesaikan dalam durasi (kurang lebih) 4 bulan (Juli – Oktober 2019).

Review:

ok

Sidebar Menu