a LP3M

UNUJA serahkan lima Santri Mengabdi di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bali

Kamis (02/06/2022) Universitas Nurul Jadid menyerahkan secara resmi peserta Program Santri Mengabdi  di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bali, acara dihadiri oleh Wakil Rektor IV  KH Faiz, M.Fil., Wakil Rektor III M. Noer Fadli Hidayat, M.Kom., Kepala LP3M Achmad Fawaid, M.A., M.A., dan  KH. Fahmi selaku Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, lima Mahasiswa UNUJA, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Bali  dan seluruh dewan guru PP. Nurul Jadid Bali.

KH Faiz, M.Fil., menyampaikan tiga kompetensi yang akan dikembangkan di Pondok  Pesantren Nurul Jadid Bali; Pengembangan Lembaga pendidikan Tahfidzul Quran, Pengembangan Lembaga Bahasa Asing, Pengembangan media Informasi, komunikasi dan publikasi). Harapan besar Kiai Mohammad Saad Abdullah (pengasuh Pondok pesantren Nurul Jadid Bali) “mahasiswa yang telah dipercaya untuk mengabdi di Pesantren Nurul Jadid Bali ini, saya harap bisa menyebarkan hal-hal positif terhadap adek-adek santri Nurul Jadid Bali, Tegasnya.

Kiai Faiz menambahkan dalam sambutannya “ada tiga pesan dari Pengasuh (Pengasuh PP. Nurul Jadid Paiton)  kepada mahasiswa yang akan mengabdi di PP. Nurul Jadid Bali. Yaitu Niat belajar, Evaluasi, baik evaluasi dari kampus UNUJA atau dari PP. Nurul Jadid Bali dan pesan terakhir Berdoa”

Sementara itu KH Fahmi berpesan agar proses pengabdian di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bali ini, dilaksanakan dengan baik dan memberikan contoh bahwa islam adalah agama yang baik dan rahmat bagi semua ummat, terlebih di bali kita harus mencermintkan islam yang ramah di kaum minoritas di bali. Pangkasnya

Kamis (02/06/2022) Universitas Nurul Jadid menyerahkan secara resmi peserta Program Santri Mengabdi  di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bali, dihadiri oleh Wakil Rektor IV  KH Faiz, M.Fil., Wakil Rektor III M. Noer Fadli Hidayat, M.Kom., Kepala LP3M Achmad Fawaid, M.A., M.A., dan  KH. Fahmi selaku Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, lima Mahasiswa UNUJA, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Bali  dan seluruh dewan guru PP. Nurul Jadid Bali.

KH Faiz, M.Fil., menyampaikan tiga kompetensi yang akan dikembangkan di Pondok  Pesantren Nurul Jadid Bali; Pengembangan Lembaga pendidikan Tahfidzul Quran, Pengembangan Lembaga Bahasa Asing, Pengembangan media Informasi, komunikasi dan publikasi). Harapan besar Kiai Mohammad Saad Abdullah (pengasuh Pondok pesantren Nurul Jadid Bali) “mahasiswa yang telah dipercaya untuk mengabdi di Pesantren Nurul Jadid Bali ini, saya harap bisa menyebarkan hal-hal positif terhadap adek-adek santri Nurul Jadid Bali, Tegasnya.

Kiai Faiz menambahkan dalam sambutannya “ada tiga pesan dari Pengasuh (Pengasuh PP. Nurul Jadid Paiton)  kepada mahasiswa yang akan mengabdi di PP. Nurul Jadid Bali. Yaitu Niat belajar, Evaluasi, baik evaluasi dari kampus UNUJA atau dari PP. Nurul Jadid Bali dan pesan terakhir Berdoa”

Sementara itu KH Fahmi berpesan agar proses pengabdian di Pondok Pesantren Nurul Jadid Bali ini, dilaksanakan dengan baik dan memberikan contoh bahwa islam adalah agama yang baik dan rahmat bagi semua ummat, terlebih di bali kita harus mencermintkan islam yang ramah di kaum minoritas di bali. Pangkasnya (TIM)

Sidebar Menu