UNUJA dan Pemkab Probolinggo Bahas Kelanjutan Kesepakatan Bersama

Kamis (04/09/2019) - Dalam rangka meningkatkan kualitas kerjasama Perguruan Tinggi, LP3M UNUJA menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk membahas evaluasi dan perpanjangan Kesepakatan Bersama (KSB) antara Universitas Nurul Jadid (Unuja) dan Pemkab Probolinggo di Ruang Pertemuan Jabung III Kantor Bupati Probolinggo.

Hadir pada pertemuan tersebut Saiful mewakili Pemkab Probolinggo dan perwakilan dari beberapa perguruan tinggi, seperti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banyuwangi, Politeknik Negeri Malang, Universitas Surabaya, Universitas Islam Malang dan Univesitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo yang diwakili oleh Kepala LP3M Achmad Fawaid dan Staf Khusus Rektor Bidang Kerjasama Ahmad Syahidah.

Kerjasama antara UNUJA dan Pemkab Probolinggo sudah berakhir sejak tanggal 16 mei 2019 mengingat waktu kerjasama pemerintah daerah hanya 1 tahun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 14 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Kerjasama Pemerintah Daerah. Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Saiful selaku Kasubag Pemerintahan, Pemkab probolinggo berharap tidak hanya  membahas kelanjutan KSB antara Pemkab dengan beberapa perguruan tinggi, melainkan juga untuk meningkatkan kerjasama hingga memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat Probolinggo.

Kehadiran LP3M dalam pertemuan tersebut, menurut Achmad Fawaid sebagai upaya untuk melanjutkan KSB, karena posisi UNUJA lebih strategis di banding perguruan tinggi yang lain yang juga bekerjasama dengan pemkab probolinggo. “KSB antara UNUJA dengan Pemkab sejauh ini berdampak positif khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian serta telah membuka peluang untuk membuat Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Probolinggo seperti Bappeda, Perpusda, dan Dinas-Dinas terkait dengan LP3M dan satker-satker di bawah UNUJA,” tambahnya. (AZ)

Sidebar Menu