Raih 43 Hibah Penelitian dan Abdimas, LP3M Berikan Apresiasi kepada Dosen

Senin (11/03/2019) - Sebanyak 43 proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diajukan oleh Dosen Universitas Nurul Jadid berhasil memperoleh hibah dari Kemenristek dan Kemenag RI pada rentang tahun 2018 dan 2019. Jumlah ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya yang umumnya hanya berkisar 9 hingga 12 hibah per tahun. Ini juga pertama kali pemerolehan hibah atas nama dosen UNUJA sejak bergabungnya tiga eks perguruan tinggi (IAINJ, STTNJ, dan STIKES-NJ).

Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) memberi apresiasi tinggi kepada para penerima hibah tersebut dengan mengumumkannya melalui media sosial dan memberikan predikat ‘dosen berprestasi’ kepada mereka. Tahun depan, penghargaan khusus rencananya akan diberikan kepada para dosen yang memperoleh penghargaan di bidang penelitian, pengabdian, dan publikasi ilmiah. “Bagaimana pun, mereka sudah berkontribusi bagi  peningkatan kuantitas penelitian dan abdimas kita. Jadi, kita upayakan ada penghargaan khusus tahun depan,” kata Nurul Huda, Kabid. Penelitian dan Abdimas LP3M UNUJA.

Menurut Wakil Rektor 1 UNUJA, Drs. H. Hambali, M.Pd., pemerolehan hibah penelitian tahun ini memang meningkat, namun jumlah itu tidak sebanding dengan hibah pengabdian, sehingga beliau mengharap LP3M bekerja lebih ekstra untuk menggenjot peningkatkan jumlah pengabdian di UNUJA. “Mungkin nanti bisa diintegrasikan dengan KKN, bagaimana nantinya LP3M bisa mendesain format KKN yang bisa turut mendorong PkM dosen,” terang Hambali. Pada tahun 2019, pelaksanaan KKN memang direncanakan akan berintegrasi dengan PkM dosen, sehingga jumlah laporan PkM bisa meningkat dan dimanfaatkan tidak hanya untuk hibah, tetapi juga untuk jabatan fungsional dosen. [AF]

Sidebar Menu