Percepat Peningkatan Luaran PkM, LP3M Adakan Fasilitasi Pendaftaran Hak Cipta

Sabtu (29/08/2020).- Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton Probolinggo menyelanggarakan rapat perdana untuk tahun akdemik 2020-2021 antara jajaran pimpinan dengan dosen tetap yang salah satu agendanya adalah sosialisasi Hak Kekayaan Intelektul untuk Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Dalam rapat yang dilaksanakan dengan menggunakan meet google tersebut dihadiri secara online oleh Warek 1 Hambali, Warek 3 Noer Fadli Hidayat, Kepala Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Achamd Fawaid dan beberapa kepala lembaga lainnya, serta 87 dosen tetap Unuja.

Dalam sambutannya, Hambali mengatakan bahwa pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Unuja perlu di tingkatkan. “Selama ini pelaksanaan tri dharma di bidang pengajaran sudah berjalan dengan baik, semenatra di bidang penelitian dan khusunya di bidang PKM masih jauh dari harapan,” ungkapnya. Hambali menambahkan bahwa pelaksanaan tri dharna tidak hanya penting dalam meningkatkan nilai Angka Kredit Dosen yang disebut kum, melainkan juga penting dalam meningkatkan peringkat Unuja di antara perguruan tinggi yang lain se-Indonesia, dimana luaran penelitian dan pengabdian memiliki porsi nilai cukup signifikan dari seluruh total komponen penilaian. Oleh karena itu menurut Hambali, pimpinan mendukung usulan kepala LP3M untuk meng-HKI-kan 177 laporan PKM dosen dengan memanfaatkan dana tunjangan pengabdian dosen yang sudah diterima setiap bulannya.

Kepala LP3M Achmad Fawaid dalam sosialisasi HKI juga menjelaskan bahwa dalam pemeringkatan perguruan tinggi seluruh Indonesia yang dikeluarkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, peringkat Unuja tahun 2020 berada di 636 dari 2.136 perguruan tinggi se-Indonesia. Padahal klaster Unuja di bidang peneletian menurut Fawaid berada di posisi 253 dari 1977 perguruan tinggi se-Indonesia. “Artinya masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, salah satnunya di bidang pengabdian, di mana Unuja belum masuk dalam 150 pemeringkatan kinerja PKM perguruan tinggi seluruh Indonesia,” tambah Fawaid sambil lalu menunjukkan slide yang berisi data-data pemeringkatan perguruan tinggi.

Solusi yang disepakati sebagai pilihan cepat dan tepat untuk tahun 2020 menurut Fawaid adalah meng-HKI-kan laporan PKM dosen yang sudah terkumpul sebanyak 177 untuk dicatat sebagai Hak Cipta dosen yang bersangkutan. Sementara itu, pembiayaan untuk pendaftaran Hak Cipta dalam HKI berada dikisaran 400-600 tergantung jenisnya. “Pembiayaan pendafataran Hak Cipta dihitung rata-rata yaitu 500 ribu per-setiap laporan PKM. Untuk itu, para dosen tetap Unuja berkenan tunjangan PKM yang telah diterima 400 ribu setiap bulannya dipotong 100 ribu perbulan sampai 5 kali/bulan, LP3M sebagai sentra pengajuan HKI Unuja isnyaAllah siap mengawal hingga penerbitan sertfikat Hak Cipta,” ungkap Achmad Fawaid.

Usulan pemotongan 500 ribu dari tunjangan PKM yang besarannya 4.800 ribu dalam setahun untuk pendaftaran hak cipta disetujui oleh semua dosen yang hadir dalam rapat tersebut. “Saya sangat setuju sekali, karena ini sangat berguna buat saya pribadi sebagai dosen tetap Unuja dan lebih-lebih untuk institusi tercinta ini,” tulis Sofian Saifur Rizal Dosen Tetap Fakultas Agama Islam dalam menu chat di Google Meet. Rapat yang dimulai pada jam 13.00, meski sedikit mengalami gangguan teknis, tetapi pembahasan semua agenda dapat berjalan lancer dan rapat sesuai deadline berakhir pada jam 15.00. (NH)

Sidebar Menu