Pelatihan Penulisan Buku Ajar, Pentingnya Drafting Ide sebagai Titik Berangkat

Selasa (16/11/2021) – Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton-Probolinggo kembali melaksanakan rangkaian program Research Week dengan tema “Tips dan Trik Penulisan Buku Ajar dan Buku Referensi” yang dilaksanakan secara daring via Zoom. Ini merupakan program hari kedua setelah sehari sebelumnya membekali para pengelola jurnal dengan pengetahuan tentang manajemen jurnal agar bisa terindeks Sinta 2 maupun Scopus.

Program penulisan buku ajar dan buku referensi ini diikuti oleh 80 peserta yang tidak hanya berasal dari civitas akademik UNUJA, tetapi juga ada beberapa peserta yang berasal dari luar UNUJA, seperti UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan ini dimoderatori oleh sdr. Ismail Marzuki, M.H, Kabid. Penerbitan LP3M UNUJA dan dimentori langsung oleh Dr. Saifuddin Zuhri Qudsy, M.A salah seorang editor di penerbit Pustaka Pelajar Yogyakarta sekaligus dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pada sesi ini, pemaparan beliau diawali dengan penjelasan mengenai perbedaan mencolok antara buku ajar dan buku referensi, selanjutnya mengurai secara detail tentang bagaimana menulis buku ajar dan buku referensi yang efektif. Menurut pak Saif (sapaan akrab beliau), hal yang tidak boleh ditinggalkan oleh penulis saat ingin menulis buku ajar ataupun buku referensi adalah membuat drafting terlebih dahulu, hal ini karena drafting merupakan “GPS” yang dapat membantu dan memudahkan penulis dalam menyelesaikan tulisannya.  

Kegiatan ini berjalan dengan semangat dan antusias yang luar biasa dari peserta. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya praktik menulis buku ajar ataupun buku referensi secara langsung sekaligus membedah salah satu rencana tulisan peserta. “Saya banyak menerima masukan dan kritikan yang sangat berharga dalam rencana tulisan saya, mulai dari judul, bab per bab, terutama dalam pembuatan drafting tulisan”, ujar Zakiyah BZ salah satu peserta yang tulisannya dibedah. Demikian pula dengan Drs. H. Hambali, M.Pd selaku Wakil Rektor I UNUJA yang menguraikan secara verbal rencana tulisannya tentang masyarakat pesisir yang selama ini menjadi ladang pengabdiannya dan dipraktekkan menulis secara langsung mulai dari judul, hal-hal penting apa saja yang harus ada di dalam pendahuluan, dan lain sebagainya. “Ini menarik dan banyak ilmu yang dapatkan, serta memacu saya untuk lebih produktif lagi”, ungkapnya dengan sangat antusias.

Di akhir sesi, penyaji berpesan kepada seluruh peserta bahwa seorang penulis harus bisa memanajemen waktu menulisnya dengan baik, prinsipnya “Jangan mencari waktu luang untuk menulis, tapi luangkanlah waktumu untuk menulis”, ujarnya.

Sidebar Menu