LP3M HADIRI KEGIATAN PENGUATAN DAN PELAPORAN SPTB TAHUN 2019

Jum’at (18/10/2019), Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) menghadiri kegiatan Penguatan Akuntabilitas Penggunaan Anggaran dan Pelaporan SPTB Penelitian Dosen Pemula Tahun anggaran 2019 di Universitas Yudharta Pasuruan.

 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelayanan Perguruan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII tersebut, merupakan kelanjutan dari Monev internal yang hanya diwakili LP3M. Pada acara penguatan dan pelaporan ini melibatkan delegasi dari penerima pendaan penelitian. pelibatan ini menurut Mayaastutik bertujuan agar masing-masing peneliti benar-benar bisa memahami bagaimana membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTB) dengan benar dan baik. “Sebagaiman yang sudah disebarkan dalam surat edaran, ternyata masih banyak peneliti yang terlambat mengunggah laporan kemajuan dan SPTB-nya,” tambahnya.

 

Apa disampaikan oleh Mayastutik memang terbukti benar. Dalam pemeriksaan penggunaan anggaran ternyata masih banyak ditemukan penggunaan anggararan di luar daftar belanja yang sudah ditentukan. Para verikator banyak yang mempertanyakan banyaknya belanja untuk bahan yang tidak berhubungan dengan penelitian dan belanja bahan yang tidak bisa habis pakai meski termasuk bahan yang dibutuhkan dalam penelitian. “mohon untuk belanja-belanja yang tidak sesuai dapat diganti,” demikian yang disampaikan salah satu dari tim verifikatr.

 

Menanggai adanya catatan-catatan yang harus diperbaiki dalam pembuatan laporan penggunaan keuangan, para peneliti bersyukur karena marasa mendapatkan bimbingan dari LLDIKTI. Syafi’ih delegasi peneliti dari Universitas Nurul jadid yang menerima pendanaan penelitian pemula tahun anggaran 2019 menganggap bahwa kagitan ini benar-benar sangat penting, karena masing-masing peneliti mendapatkan bimbingan langsung bagaimana membelanjakan dan melaporkan dana penelitian yang diterima. “saya berharap nanti LP3M menfasilitasi sosialisasi catatan-catatan dari LLDIKTI, harapnya. (Huda)

Sidebar Menu