Lingkar Masjid: Trik dan Tips Publikasi Ilmiah dari Hasil PkM

Jum'at (16/01/2020) – Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nurul Jadid menghadiri kegiatan Temu Alumni penggerak Posdaya Masjid dan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengabdian kepada Masyarakat, yang diselengarakan oleh Lingkar Masjid binaan Prof. Mufidah Chalil, M.Ag Guru Besar UIN Malang.

Kegiatan tersebut bertempat di Asrama Women Leadership Center (WLC) el-Shavia Jalan Simpang Neptunus No. 8 Dinoyo Malang. Acara ini berlangsung selama 2 hari, mulai dari tanggal 17 hingga 18 Januari 2020. Kegiatan yang dipimping langsung oleh Prof. Mufidah Chalil, M.Ag selaku Direktur Lingkar Masjid, dihadiri pula oleh Dr. Muhammad Mahpur Koordinator Gusdurian Malang, dan tidak kurang dari 20 perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dari berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Timur, termasuk juga turut diundang LP3M Universitas Nurul Jadid (UNUJA) dengan mengutus Achmad Fawaid selaku Kepala LP3M UNUJA, Ismail Marzuki Kabid Penerbitan, dan Nurul Huda sebagai Kabid Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Hari pertama, kegiatan berlangsung hingga jam 23.45 WIB dan diisi tentang tips dan trik menulis artikel jurnal ilmiah dari hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Menurut Prof. Mufidah, “Selama ini banyak artikel jurnal dari hasil PkM tidak ubahnya seperti menulis laporan PkM, padahal antara artikel jurnal dengan laporan PkM itu jauh berbeda, artikel jurnal ‘meski’ dari hasil PkM itu harusnya berisi tentang gagasan-gagasan baru yang ada pada PkM yang dilakukan”.

Lebih jauh, beliau menuturkan banyak proposal PkM dosen yang diajukan untuk mendapatkan dana hibah dari pemerintah ditolak, karena substansi dari proposalnya terlalu berbelit-belit, seperti isi pendahuluan yang masih minim data, tidak berisi fenomena, tidak menghadirkan bagaimana perhatian publik atau pendapat pakar terhadap isu yang diangkat, tidak memaparkan hubungan kausalitas dan asumsi mengenai masalah yang akan dikaji.

Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa setiap artikel jurnal dari hasil PkM yang akan dipublikasikan, baik di jurnal ilmiah internasional bereputasi maupun terakreditasi nasional harus selalu diawali dengan 6 hal berikut antara lain; kesenjangan, ketimpangan, ketidaksesuaian, ketidakcukupan, ketidaklaziman, dan keunikan. Jika tidak ada satupun dari 6 hal tersebut, maka sulit untuk bisa publish di jurnal-jurnal tersebut.

Di hari kedua, kegiatan dikemas dalam bentuk sharing pendapat dan berbagai persoalan PkM yang dihadapi masing-masing perguruan tinggi hingga pada capaian-capaian yang sudah dilakukan, utamanya berkaitan dengan berbagai jenis luaran PkM, seperti jurnal, HKI, dan berbagai produk lainnya yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan ini diakhiri dengan rencana tindak lanjut seperti meningkatkan kualitas PkM dosen melalui pelatihan Ansos dan Penulisan Artikel Ilmiah dari Hasil PkM, mengingat masih banyak dosen yang belum mampu menganalisis permasalahan dan potensi yang ada di masyarakat, serta menulis kembali hasil PkM menjadi artikel jurnal. (AZ)

Sidebar Menu